Obat Campak Alami

Obat Campak AlamiPenyakit Campak ditandai dengan badan menggigil dan demam, diikuti batuk-batuk, hidung dan mata berair, lemah dan lelah. Tiga hari kemudian muncul ruam merah di kulit muka dan leher, dan pada selaput lendir mulut. Pada saat memuncak suhu tubuh bisa mencapai 40°Celcius atau lebih.

Obat Campak Alami

Obat Campak Alami

Gejala Campak

Gejala mulai timbul dalam waktu 7-14 hari setelah terinfeksi. Gejala pertama adalah demam, lelah, batuk, hidung meler, mata merah dan sakit, dan terasa kurang sehat. Beberapa hari kemudian timbul ruam. Ruam tersebut mulai pada muka, merebak ke tubuh dan berlanjut selama 4-7 hari.

2-4 hari kemudian muncul bintik putih kecil di mulut bagian dalam (bintik Koplik). Ruam (kemerahan di kulit) yang terasa agak gatal muncul 3-5 hari setelah timbulnya gejala diatas. Ruam ini bisa berbentuk makula (ruam kemerahan yang mendatar) maupun papula (ruam kemerahan yang menonjol). Pada awalnya ruam tampak di wajah, yaitu di depan dan di bawah telinga serta di leher sebelah samping. Dalam waktu 1-2 hari, ruam menyebar ke batang tubuh, lengan dan tungkai, sedangkan ruam di wajah mulai memudar.

Pada puncak penyakit, penderita merasa sangat sakit, ruamnya meluas serta suhu tubuhnya mencapai 40° Celsius. 3-5 hari kemudian suhu tubuhnya turun, penderita mulai merasa baik dan ruam yang tersisa segera menghilang.

Demam, kecapaian, pilek, batuk dan mata yang radang dan merah selama beberapa hari diikuti dengan ruam jerawat merah yang mulai pada muka dan merebak ke tubuh dan ada selama 4 hari hingga 7 hari.

Penyebab Campak

Virus dari penyebab penyakit campak biasanya mengalami keadaan yang paling stabil dibawah kelembapan udara 40%. Udara yang kering bisa menimbulkan dampak positif untuk virus dan bisa meningkatkan terjadinya penyebaran dii dalam rumah yang mempunyai alat penghangat ruangan disaat musim dingin pada daerah bagian utara. Dan sama halnya dengan udara yang terjadi pada musim kemarau di Negara Persia dan Afrika yang mempunyai kejadian campak yang lebih tinggi disaat musim-musim tersebut. Dan bagaimanapun kejadian dari penyakit campak akan meningkat akibat terjadinya suatu kecenderungan dari manusia itu sendiri berkumpul pada musim-musim yang kurang baik sehingga efek yang berasal dari iklim tadi tidak menjadi langsung akibat dari kebiasaan mereka sendiri.

Untuk sebagian besar masyarakat, maternal antibodi biasanya akan melindung bayi pada penyakit campak selama 6 bulan dan kemudian penyakit campak akan dimodifikasi dengan tingkat maternal antibodi yang biasanya tersisa sampai pada bagian yang pertama dimmulai dari tahun kekdua kehidupan si bayi. Namun pada beberapa populasi, misalnya seperti di negara Afrika, jumlah dari kasus penyakit campak ini terjadi secara signifikan di usia dibawah 1 tahun, dan angka kejadian kematian yang bisa mencapai sekitar 43% kasus pada kelompok usia yang usianya kurang dari 4 tahun. Pada luar periode ini, biasanya semua usia biasanya mempunyai kerentanan dalam mengalami infeksi. Usia yang terkena penyakit campak baisanya lebih tergantung dengan kebiasaan dari individu dibandingkan dengan sifat alamiah dari virus.

Sedangkan menurut jenis kelamin, tidak ada suatu perbedaan dari insiden dan juga tingkat kefatalan yang terjadi pada penyakit campak untuk wanita atau juga pada pria. Dan bagaimanapun, titer dari antibodi wanita biasanya secara garis besar lebih tinggi dan lebih besar dibandingkan pria. Kejadian dari penyakit campak sendiri pada masa kehamilan baisanya berhubungan erat dengan tingkat angka aborsi yang spontan. Berdasarkan salah satu penelitian yang dilakukan kasus kontrol mendapatkan hasil mengenai berdasarkan jenis kelamin, dan penderita penyakit campak lebih besar terjadi pada anak laki-laki dengan kasus sekitar 62%.

Sedangkan untuk pemberian imunisasi pada penyakit campak diberikan pada saat bayi. Sisa antibodi yang biasanya diterima oleh si ibu lewat plasenta adalah salah satu bentuk faktor yang sangat penting dalam menentukan usia dari pemberian imunisasi campak yang bisa diberikan untuk si balita. Dan maternal antibodi tadi bisa berpengaruh pada respon imun vaksin penyak campak hidup dan juga dalam hal pemberian imunisasi yang diberikan terlalu awal dan biasanya tidak selalu menghasilkan suatu imunitas atau sistem kekebalan yang lebih tinggi lagi.  Untuk usia 9 bulan, sekitar 10% bayi pada beberapa negara biasanya masih mempunyai sisa antibodi dari si ibu yang bisa mengganggu terjadinya respons imunisasi.

Obat Campak Alami

1. Obat Campak Alami Pertama

Bahan-Bahan :

– 30 gram bunga gendola
– 3 gelas air

Cara Pemakaian :

– Bunga gendola di cuci bersih
– Lalu direbus dalam 3 gelas air
– Biarkan hingga mendidih dan air tersisa 1 gelas
– Diamkan hingga dingin dan minum
– Lakukan 3 kali sehari

2. Obat Campak Alami Kedua

Bahan-Bahan :

– 200 gram wortel
– 60 gram sawi tanah segar
– 15 gram daun ketumbar
– 150 gram tebu

Cara Pemakaian :

– Semua bahan di cuci bersih
– Kemudian potong-potong dan buat jus
– Minum 2 kali sehari
– Lakukan secara rutin

3. Obat Campak Alami Ketiga

Bahan-Bahan :

– Adas secukupnya
– Benalu secukupnya

Cara Pemakaian :

– Cuci bersih semua bahan
– Kemudian tumbuk sampai halus
– Selanjutnya digunakan sebagai bedak
– Tabur pada bagian yang terkena campak

 Obat Campak Alami


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Campak dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Campak and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *